Minggu, 17 November 2013


Rehat Sejenak

Satu momen yang selalu aku rindukan yaitu menikmati pemandangan alam ciptaan Allah SWT. Terkadang kita terlalu sibuk memikirkan apa yang terjadi pada kita dan melupakan apa yang ada disekeliling kita.

Bangun tidur, mandi, melihat jadwal, meeting, meeting, dan meeting lagi hingga haripun gelap. Begitu kurang lebih rutinitas yang aku lakukan hampir tiap hari. Hingga akhirnya aku memutuskan, rehat.


Sengaja kali ini aku tidak membawa jam tangan, sebuah benda yang sepertinya wajib menempel di pergelangan tanganku. Kali ini, aku ijinkan dia untuk istirahat sejenak.

Rehat sejenak bukan berarti melepas begitu saja apa yang terjadi dihadapan kita. Baik itu masalah dari kantor, keluarga, atau apapun. Lihatlah apa yang terjadi pada jam tangan tersebut, meskipun dia rehat, detik pada jam terus berjalan bukan berhenti. Lihatlah lebih dalam, dengarlah lebih peka. Kita akan dapat mendengar detik jam berjalan begitu harmonis, “tik…tik…tik…tik…”. Itulah manfaat dari rehat sejenak.

Rabu, 14 Agustus 2013

Hikmah Idul Fitri 1433 H

Hikmah hari raya idul fitri 1433 h  Alhamdulilah hirabbil alamin bulan ramadhan 1433 tlah kita lewati dgn khusuq dan khidmad ,saatnya kita meraih hari kemenangan dgn penuh rasa suka cita , idul fitri mengembalikan jiwa raga menjdi bersih kmbali , sorak-sorak suara asma Allah sudah menggema d seluruh penjuru langit indonesia . IDUL FITRI yang di sebut umumnya oleh semua umat muslim di indonesia ini dengan hari lebaran.

Saat saatnya sanak saudara, keluarga besar ibu bapak, anak, cucu, menantu, serta semua keluarga besar berkumpul menuju kebahagian di hari yang fitri dan suci ini. bermohon maaf antar semuanya, karena setiap manusia pasti memiliki banyak salah dan dosa.

Adapun dibawah ini merupakan hikmah di hari yang fitri ini ,Idul fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan manusia pada fitrahnya (kesucianya) dimana jiwa kembali bersih karena dibasuh dengan ibadah, fitrah dan saling memaafkan. serta rezeki yang kita miliki telah dicuci pula dengan zakat.
 
Kembali kepada kesucian artinya dengan merayakan Idul Fitri ini kita mendeklarasikan kesucian kita dari berbagai dosa sebagai buah dari ibadah sepanjang bulan Ramadan ini. Pada Idul Fitri ini, manusia yang taat pada takdir Allah akan meyakini tibanya kembali fitrah dari diri yang kerap diimajinasikan dengan ungkapan kala itu ba' terlahir kembali. Dan, bila kita bersedia menerima fitrah yang ada di hari besar ini serta menerjemahkan dengan pikiran dan bahasa sederhana.

Bila ada juga perbedaan dalam kehidupan sehari-hari janganlah dijadikan perdebatan dan masalah besar. Sebaliknya, terimalah perbedaan itu sebagai rahmat dan tetap menjalin tali silaturahmi. karena semuanya pasti kembali pada Allah.swt juga, karena islam itu harus bersatu mambangun ukhuwah yang tinggi agar terlihat di mata dunia ini.

Selama bulan Ramadhan, jiwa, ruh, dan hati umat benar-benar telah terasah dengan amal-amal kebajikan, sehingga hati mereka yang merupakan wadah ketakwaan semakin terbuka lebar dan luas guna lebih mengembangkan dan meningkatkan kualitas takwa yang sudah diperoleh selama beribadah di bulan Ramadan, "Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa" (QS [al- Hujurat] 49 : 3).

Mungkin hanya itu hikmah dari hari raya idul fitri, semoga kita harus bisa terjalinnya silaturahmi yang kuat, agar menjadi umat muslim yang bersatu, saling menghargai, dan saling bisa maaf memaafkan baik itu antar sesama umat muslim maupun antar beda agama juga kita harus saling menghargai satu sama lainnya. karena kita hidup di alam dunia ini bukanlah untuk mengurusi perdebatan terus yang paling harus di jaga itu kebersamaan, kekompakan, dalam membangun ukhuwah itu sendiri.

Semoga bermanfaat; Minal aidzinwallfaidzin